WNI di Mesir Dalam Keadaan Baik ~ Berita Dunia
Home » » WNI di Mesir Dalam Keadaan Baik

WNI di Mesir Dalam Keadaan Baik

VIVAnews- Keadaan Mesir masih bergejolak dengan berbagai bentrokan yang terjadi di beberapa tempat di kota Kairo. Kendati demikian, kondisi warga negara Indonesia di negara tersebut dilaporkan masih dalam keadaan baik.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa, yang ditemui di bandara Halim Perdanakusuma Minggu, 30 Januari 2011. Natalegawa menyampaikan bahwa warga Indonesia yang berjumlah 6.149 orang dapat dipastikan aman.

“Hingga saat ini warga kita semua masih dalam keadaan baik, aman,” ujar Natalegawa di Bandara Halim, Jakarta, Minggu 30 Januari 2011.

Marty mengatakan, sampai saat ini pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo belum berencana mengevakuasi WNI di kota tersebut. Namun, KBRI terus memantau dan mengawasi situasi yang berkembang.

“Secara keseluruhan kita ada peningkatan kewaspadaan di semua perwakilan,” ujar Natalegawa.

Natalegawa mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri telah mengeluarkan anjuran perjalanan yang menyarankan agar warga negara Indonesia untuk sementara tidak berkunjung ke Mesir. Natalegawa menghimbau WNI untuk tetap waspada dan berhati-hati.

Menurut data Kementerian Luar Negeri, terdapat 6.149 WNI di Mesir yang terdiri dari 4.297 pelajar dan mahasiswa, 1.002 TKW, dan selebihnya adalah ekspatriat dan staf KBRI beserta keluarga. Per Sabtu, 29 Januari 2011, terdapat 370 wisatawan Indonesia yang saat ini berada di Kairo, dan mereka telah dihimbau untuk tidak keluar dari wilayah tersebut.

Gejolak anti pemerintahan Hosni Mubarak terjadi pada pekan lalu dan masih berlangsung hingga kini. Undang- Undang Darurat yang melarang orang-orang berkerumun membuat pasukan keamanan menembakkan gas air mata dan memukuli para pengunjuk rasa yang memenuhi jalan-jalan kota Kairo. (sj)

Sedikitnya 100 orang tewas dalam gelombang unjuk rasa anti Presiden Hosni Mubarak di sepanjang pekan ini. Menurut laporan beberapa rumah sakit di Kairo, sedikitnya 750 polisi dan 1.500 demonstran luka-luka akibat bentrokan.

Kendati protes semakin gencar, ditambah dengan maraknya penjarahan dan pembakaran, Mubarak tidak terlihat akan segera mundur, dia hanya berjanji melakukan reformasi dan merombak kabinet.

• VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts