Para Menteri Kuwait Ramai-ramai Mundur ~ Berita Dunia
Home » » Para Menteri Kuwait Ramai-ramai Mundur

Para Menteri Kuwait Ramai-ramai Mundur

VIVAnews - Para anggota kabinet Kuwait ramai-ramai mengundurkan diri dari jabatan. Ini dilakukan setelah parlemen mengajukan petisi untuk memeriksa tiga menteri senior, yang dianggap tidak optimal bertugas dalam mengatasi gejolak di kerajaan Arab itu.

Menurut kantor berita Kuwait News Agency, seperti dikutip stasiun CNN, keputusan Kabinet itu berlangsung pada Kamis kemarin, 31 Maret 2011. Penguasa (Emir) Kuwait, Sheikh Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah segera melantik para menteri baru.

"Keputusan [mundur] ini akan membuat penguasa bisa menjalankan kebijakan-kebijakan selanjutnya dan melakukan langkah apapun yang tepat bagi kepentingan publik," kata Roudhan al Roudhan, seperti dikutip harian Financial Times. Dia adalah menteri negara urusan kabinet, yang juga turut mundur.

Pengunduran diri para anggota kabinet ini merupakan bentuk solidaritas setelah parlemen berniat memeriksa tiga menteri senior. Mereka adalah menteri informasi, menteri informasi, dan menteri luar negeri.

Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammad al-Sabah merupakan yang paling disorot para anggota parlemen. Pasalnya, dia dianggap gagal bertugas optimal dalam menanggulangi kritik atas Kuwait dan keluarga kerajaan al-Sabah, seperti yang disiarkan stasiun televisi Bahrain pekan lalu. Mereka juga dituduh melakukan korupsi.

Pengunduran diri massal itu muncul saat kubu oposisi di parlemen tengah berkampanye menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Sheikh Nasser Mohammed al-Ahmad al-Sabah. Dia merupakan kemenakan lagi-lagi Emir Kuwait.

Bagi kalangan pengamat, pengunduran diri itu merupakan strategi politik agar parlemen tidak bisa lagi menuntut pemeriksaan atas ketiga menteri tersebut.

Menurut stasiun berita Voice of America, para anggota parlemen yang beroposisi mengajukan mosi "tidak bersedia bekerjasama" dengan perdana menteri. Mereka menuding Nasser melanggar konstitusi dan berupaya menindas oposisi. Namun, pada Januari lalu, dia lolos dari mosi tidak percaya di parlemen. (umi)

• VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts