PM Netanyahu: Israel Paling Demokratis ~ Berita Dunia
Home » » PM Netanyahu: Israel Paling Demokratis

PM Netanyahu: Israel Paling Demokratis

VIVAnews - Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang menghargai demokrasi dan kebebasan. Sementara, negara lainnya di kawasan tersebut mengekang warganya dan diperintah oleh rezim diktator.

Ini klaim Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada sebuah wawancara yang ditampilkan di laman World View Project, sebuah proyek ambisius milik Youtube, Jumat, 1 Maret 2011.

Menjawab pertanyaan Keith, seorang remaja di Washington DC, Amerika Serikat, tentang kekerasan di Timur Tengah dan ancamannya bagi Israel, Netanyahu mengatakan bahwa gejolak yang terjadi di negara-negara kawasan tidak akan sampai di negaranya.

Netanyahu mengatakan, kebanyakan negara-negara yang mengalami gejolak adalah yang dipimpin rezim militan Islam. Netanyahu menyontohkan Iran, sebagai negara dengan kepemimpinan seorang rezim yang diktator.

"Di Iran ada kecurangan pada pemilu, sehingga rakyat berdemonstrasi. Demokrasi di negara ini dibajak oleh rezim militan Islam," ujar Netanyahu merujuk kepada bentrokan antara demonstran dan polisi pada 2009 lalu.

"Sama halnya dengan Lebanon, terjadi revolusi, semua orang menginginkan adanya demokrasi di Lebanon, semua ingin negara yang bebas. Namun yang ada lima tahun kemudian adalah pemerintahan hizbullah yang didukung Iran," lanjut Netanyahu lagi.

Dia mengatakan bahwa virus gejolak di Timur Tengah tidak akan terjadi di Israel karena Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang memegang prinsip demokrasi murni.

"Israel adalah satu-satunya negara yang menghargai hak asasi manusia, kami satu-satunya negara yang menghargai rakyat Arab, 20 persen warga Israel orang Arab. Mereka menikmati semua hak-hak sipil di Israel," ujar Netanyahu.

"Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah dimana warga Arab yang muslim menikmati kebebasan penuh dan disamakan kedudukannya di hadapan hukum," lanjutnya.

Netanyahu adalah kepala negara ketiga yang masuk ke dalam situs yang dikhususkan untuk menyaring pertanyaan-pertanyaan untuk para pemimpin ini. Sebelumnya pada Januari dan Februari, Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron telah lebih dulu menjawab pertanyaan publik di situs tersebut.

Menurut Youtube, terdapat lebih dari 3.670 pertanyaan yang diajukan kepada Netanyahu dari para pengguna Youtube di 90 negara. Pertanyaan tersebut disaring hingga menjadi beberapa saja, terhitung lebih dari delapan pertanyaan yang diajukan kepada Netanyahu oleh orang-orang dari Israel, Taiwan, Jepang, Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. (umi)

• VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts